Fotosintesis, Energi Kehidupan: SDIT Lukmanul Hakim Tanamkan Gemar Belajar pada Siswa Kelas 4

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas 4 di SDIT Lukmanul Hakim menghadirkan materi penting tentang fotosintesis sebagai proses perubahan energi yang sangat berarti bagi kehidupan. Dalam kegiatan ini, siswa diajak memahami bagaimana tumbuhan mengolah energi cahaya matahari menjadi sumber makanan, sekaligus berperan sebagai produsen utama dalam rantai makanan.

Guru IPAS, Iskandar Matiti, menjelaskan bahwa proses fotosintesis menegaskan kedudukan tumbuhan sebagai produsen dalam rantai makanan. Menurutnya, siswa perlu mengenali peran tumbuhan dalam menyediakan makanan, menjaga keseimbangan ekosistem, dan menghasilkan oksigen yang menyegarkan udara. “Inilah mengapa fotosintesis disebut sebagai salah satu perubahan energi paling penting bagi kehidupan,” ujarnya.

Iskandar Matiti juga menekankan bahwa keberhasilan pembelajaran tidak lepas dari peran orang tua murid sebagai mitra pendidikan. Dukungan orang tua menjadi kunci dalam menumbuhkan semangat belajar siswa, baik di sekolah maupun di rumah. Dengan begitu, manfaat fotosintesis tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga menyadarkan anak bahwa tumbuhan menjadi pembersih udara yang sangat dibutuhkan manusia.

Lebih dari itu, pembelajaran fotosintesis ini juga menjadi sarana untuk menanamkan salah satu dari 7 kebiasaan anak Indonesia hebat, yakni Gemar Belajar. Melalui pemahaman ilmiah yang sederhana dan aplikatif, siswa diharapkan tumbuh sebagai generasi yang gemar belajar, kritis, dan peduli lingkungan.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat nilai pendidikan karakter di SDIT Lukmanul Hakim. Dengan pendekatan kolaborasi guru, murid, dan orang tua, proses belajar tidak hanya menghasilkan pengetahuan, tetapi juga membentuk sikap anak yang siap menjadi bagian dari Indonesia hebat di masa depan.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *