Tag: Iskandar Matiti

  • Jejak Cinta dan Keteladanan Ustadzah Ervina Yamin (Sebuah Catatan Reflektif)

    Oleh: Iskandar Matiti, S.Pd., M.Pd

    Berita berpulangnya Ustadzah Ervina Yamin, S.E., Direktur SIT Lukmanul Hakim Tahun 2020-2024, meninggalkan duka yang mendalam bagi seluruh keluarga besar Yayasan Tinelo Lipu Gorontalo, Sekolah Islam Terpadu Lukmanul Hakim (PPAUDIT, SDIT dan SMPIT), rekan sejawat, serta para murid yang pernah merasakan ketulusan dan kehangatan kepemimpinannya. Sosok beliau bukan sekadar seorang pemimpin lembaga pendidikan, melainkan juga seorang ibu, Murobbi, sekaligus sahabat bagi banyak orang. Dalam setiap langkahnya, beliau selalu menghadirkan keteladanan — kesederhanaan dalam bersikap, ketegasan dalam prinsip, serta kelembutan dalam membimbing.

    Kehadiran beliau di SIT Lukmanul Hakim menjadi inspirasi yang nyata tentang bagaimana seorang pemimpin seharusnya memadukan visi spiritual dengan profesionalisme. Beliau tidak hanya menekankan pentingnya prestasi akademik, tetapi juga nilai-nilai keislaman yang menjadi ruh dalam setiap aktivitas sekolah. Di bawah kepemimpinannya, banyak program dan kegiatan yang lahir dengan semangat membangun generasi Qurani yang cerdas dan berakhlak mulia. Kini, jejak pengabdian itu menjadi warisan berharga yang akan terus hidup di hati para penerusnya.

    Kepergian Beliau juga mengingatkan kita tentang kefanaan hidup dan pentingnya meninggalkan amal jariyah yang bermanfaat. Ustadzah Ervina telah melakukannya dengan gemilang — lewat pendidikan, kasih sayang, dan keikhlasan yang beliau berikan tanpa pamrih. Banyak hati yang tersentuh, banyak jiwa yang tumbuh berkat bimbingannya. Barangkali inilah makna sejati dari hidup yang penuh keberkahan: ketika seseorang pergi, tetapi kebaikannya tetap tinggal dan mengalir tanpa henti.

    Dalam momen duka ini, kita diajak untuk merenung — bahwa setiap kita pun sedang menapaki jalan yang sama menuju Sang Pencipta. Apa yang akan kita wariskan? Apa yang akan kita tinggalkan untuk generasi berikutnya? Ustadzah Ervina telah menjawab pertanyaan itu dengan amal nyata, bukan kata-kata. Beliau telah mengajarkan bahwa pendidikan bukan sekadar pekerjaan, melainkan ibadah yang memerlukan cinta, kesabaran, dan pengorbanan.

    Selamat jalan, Ustadzah Ervina Yamin. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menerima seluruh amal baik, mengampuni segala khilaf, dan menempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya. Kami yang ditinggalkan akan melanjutkan cita-cita dan perjuangan dalam membangun pendidikan Islam yang bermakna. Doa kami selalu menyertai langkah menuju keabadian, karena cinta dan teladan yang telah ditebar selama masa hidup, akan selalu hidup di setiap sudut sekolah ini — tempat Engkau pernah menanam begitu banyak kebaikan.

  • SDIT Lukmanul Hakim Gelar Festival Walima dan Doa Bersama Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M

    Limboto – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M, SDIT Lukmanul Hakim menyelenggarakan Festival Walima dan Doa Bersama dengan penuh khidmat dan semarak (10/09/2025). Acara ini dilaksanakan di halaman sekolah dengan melibatkan seluruh siswa, guru, orang tua, serta jajaran yayasan. Kehangatan suasana semakin terasa dengan nuansa kebersamaan dan kekhidmatan doa yang dipanjatkan sebagai ungkapan syukur dan cinta kepada Rasulullah SAW.

    Acara dimulai dengan pengantar kata oleh Ridwan H. Umar, S.Pd.I selaku Kepala SDIT Lukmanul Hakim. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan, “Peringatan Maulid Nabi bukan hanya untuk mengenang kelahiran beliau, tetapi juga untuk meneladani akhlak mulia yang harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi anak-anak kita sebagai generasi penerus.” Ucapan tersebut memberi semangat tersendiri bagi siswa dan orang tua yang hadir.

    Dalam arahan lanjutan beliau menuturkan, “Festival Walima adalah tradisi yang bukan sekadar budaya, tetapi sarana dakwah dan penguatan ukhuwah. Melalui kegiatan ini, kita berharap anak-anak semakin cinta Rasulullah dan terbiasa hidup dalam kebersamaan serta saling peduli.” Ucapan ini disambut hangat oleh seluruh warga sekolah yang hadir.

    Rangkaian acara dilanjutkan dengan pengumuman oleh Iskandar Matiti dan penyerahan trophy serta piagam penghargaan Festival Walima oleh Zaitun K. Djabi selaku Ketua Yayasan Tinelo Lipu, Kiman Dama selaku Direktur SIT Lukmanul Hakim dan Ridwan H. Umar selaku Kepala SDIT Lukmanul Hakim. Terbaik pertama diraih oleh Kelas I Abu Bakar Ash Shiddiq, Terbaik kedua oleh Kelas IV Salman Al Farisi, dan Terbaik ketiga oleh Kelas I Mu’adz bin Jabal. Sorak kegembiraan dan tepuk tangan meriah dari para siswa dan orang tua menyertai momen penghargaan ini, menandakan semangat kebersamaan sekaligus apresiasi terhadap kreativitas siswa.

    Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh warga SDIT Lukmanul Hakim serta pembagian Walima yang menjadi simbol kebersamaan dan syukur. Hidangan yang disajikan dinikmati bersama-sama oleh guru, siswa, dan orang tua, mempererat silaturahmi antarwarga sekolah. Festival Walima tahun ini pun meninggalkan kesan mendalam, menjadi momentum kebersamaan dalam merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan penuh rasa cinta dan syukur.

  • Fotosintesis, Energi Kehidupan: SDIT Lukmanul Hakim Tanamkan Gemar Belajar pada Siswa Kelas 4

    Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas 4 di SDIT Lukmanul Hakim menghadirkan materi penting tentang fotosintesis sebagai proses perubahan energi yang sangat berarti bagi kehidupan. Dalam kegiatan ini, siswa diajak memahami bagaimana tumbuhan mengolah energi cahaya matahari menjadi sumber makanan, sekaligus berperan sebagai produsen utama dalam rantai makanan.

    Guru IPAS, Iskandar Matiti, menjelaskan bahwa proses fotosintesis menegaskan kedudukan tumbuhan sebagai produsen dalam rantai makanan. Menurutnya, siswa perlu mengenali peran tumbuhan dalam menyediakan makanan, menjaga keseimbangan ekosistem, dan menghasilkan oksigen yang menyegarkan udara. “Inilah mengapa fotosintesis disebut sebagai salah satu perubahan energi paling penting bagi kehidupan,” ujarnya.

    Iskandar Matiti juga menekankan bahwa keberhasilan pembelajaran tidak lepas dari peran orang tua murid sebagai mitra pendidikan. Dukungan orang tua menjadi kunci dalam menumbuhkan semangat belajar siswa, baik di sekolah maupun di rumah. Dengan begitu, manfaat fotosintesis tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga menyadarkan anak bahwa tumbuhan menjadi pembersih udara yang sangat dibutuhkan manusia.

    Lebih dari itu, pembelajaran fotosintesis ini juga menjadi sarana untuk menanamkan salah satu dari 7 kebiasaan anak Indonesia hebat, yakni Gemar Belajar. Melalui pemahaman ilmiah yang sederhana dan aplikatif, siswa diharapkan tumbuh sebagai generasi yang gemar belajar, kritis, dan peduli lingkungan.

    Kegiatan ini sekaligus memperkuat nilai pendidikan karakter di SDIT Lukmanul Hakim. Dengan pendekatan kolaborasi guru, murid, dan orang tua, proses belajar tidak hanya menghasilkan pengetahuan, tetapi juga membentuk sikap anak yang siap menjadi bagian dari Indonesia hebat di masa depan.

  • Semarak Hardiknas, SIT Lukmanul Hakim Gelar Upacara Bendera dan berbagai Lomba

    Limboto – Dalam rangka menyemarakkan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS), seluruh guru dan karyawan yang berada di naungan SIT Lukmanul Hakim melaksanakan upacara bendera dan berbagai lomba guru yang dilangsungkan di halaman SDIT Lukmanul Hakim, Sabtu (03/05/2025).

    Sesuai instruksi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, seluruh satuan pendidikan diwajibkan mengikuti rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut serta memperingati Hardiknas dengan menggelar Upacara Bendera dan berbagai aktivitas kegiatan.

    Dalam pidato resmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) yang dibacakan Muhammad Noor Saputra, SH. selaku Sekretaris Yayasan Tinelo Lipu Gorontalo mengucapkan rasa syukur dan terima kasih karena seluruh guru dan karyawan di SIT Lukmanul Hakim bisa hadir memperingati Hardiknas dalam keadaan sehat walafiat.

    Setelah pelaksanaan Upacara Bendera, kegiatan dilanjutkan dengan Lomba Cerdas Cermat, Sandal Raksasa dan Estafet Kerucut Bola. Kegiatan ini menurut Hadijah Malapo selaku Direktur Pendidikan SIT Lukmanul Hakim sebagai bentuk menjalin kerjasama antara guru dan karyawan yang ada di PPAUDIT, SDIT dan SMPIT Lukmanul Hakim.

    “Kegiatan ini menjadi bentuk bagi seluruh guru dan karyawan untuk bisa menjalin kolaborasi dan menguatkan peran guru dan karyawan dalam mendampingi siswa belajar”, ucap Hadijah.

    Iskandar Matiti, selaku Ketua Panitia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan dari Yayasan Tinelo Lipu Gorontalo dan SIT Lukmanul Hakim serta Pimpinan 3 Unit beserta guru dan karyawan yang telah ikut turut serta menyemarakkan Hardiknas.

    “Terima kasih saya ucapkan kepada Yayasan Tinelo Lipu Gorontalo dan SIT Lukmanul Hakim beserta Pimpinan 3 unit dan Guru Karyawan yang telah ikut turut serta menyemarakkan Hardiknas Tahun 2025,” ucap Iskandar.

    Kegiatan diakhiri dengan foto bersama Guru dan Karyawan seluruh Unit dan penyerahan hadiah bagi para pemenang Lomba.

    Dokumentasi: Nur Rizal Islan Amiri

  • Keseruan Meeting Class Siswa SMPIT Lukmanul Hakim, Meredahkan Penat dan Membangun Persahabatan!

    Setelah pertempuran ilmu dalam ujian semester mereda, siswa SMP Islam Terpadu Lukmanul Hakim kini memasuki medan yang berbeda, namun tak kalah seru yaitu meeting class tahun ajaran 2023/2024.

    Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari (13-15/6/2024) tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelas VIII, IX, dan alumni 2024 (Seatlas V).

    Perlombaan antar kelas atau antar siswa menjadi bumbu utama dalam atmosfer penuh kegembiraan yang menyala-nyala itu.

    Setiap siswa menatap dengan penuh semangat untuk membuktikan eksistensi dan keunggulan mereka di antara hiruk pikuk meeting class yang membara. 

    Seperti yang diungkapkan oleh Frangki J. Jakaria, S.Pd, Wakasek Kesiswaan, kegiatan akan diisi dengan berbagai macam lomba menarik.

    Tak hanya itu, Frangki mengatakan bahwa meeting class tahun ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnnya. Dimana para pemenang lomba akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai dan sertifikat.

    Dalam hal ini uang yang dimaksud berasal dari yayasan dan hasil dari denda kedisiplinan (keterlambatan) yang tentunya berdasarkan kesepakatan siswa-siswi SMPIT Lukmanul Hakim.

    “Kalau tahun kemarin hadiahnya hanya berupa snack, Insya Allah tahun ini hadiahnya dalam bentuk uang. Uangnya dari mana? yah dari teman-teman dan untuk kalian juga. Hasil dari denda keterlambatan, dan ada juga pemberian dari yayasan,” kata Frangki, pada acara pembukaan meeting class, Kamis (13/6/2024).

    “Selain itu, ada juga sertifikat yang bisa kalian gunakan di SMA nanti. Jadi manfaatkan kegiatan ini dengan sebaik mungkin, ” tambahnya.

    Di waktu yang sama kepala sekolah, Iskandar Matiti, S.Pd., M.Pd, mengungkapkan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

    “Kegiatan ini berasal dari kalian (siswa) dan untuk kalian juga. Maka dari itu, harus berusaha untuk menyukseskan kegiatan ini, ” ungkapnya, saat membuka kegiatan.

    Keseruan Siswa Mengikuti Lomba Haid and Ask

    Semangat dan antusiasme tergambar jelas dari wajah para siswa-siswi. Momen ini berhasil menyalakan obor keceriaan.

    Seakan kegiatan ini menjadi pelampiasan bagi siswa yang haus akan kesenangan dan kegembiraan setelah rentetan ujian yang dilewati.

    Meeting class menjadi ladang bermain sambil belajar, menyediakan ruang bagi mereka untuk melepaskan stres serta menikmati momen menyenangkan tanpa beban ketatnya ujian semester.

    Keseruan Siswa Mengikuti Lomba Badminton

    Adapun lomba yang mengisi kegiatan, diawali dengan badminton, pimpong dalam air, dan paku dalam botol.

    Lomba ini dapat melatih konsentrasi, kesabaran, dan gerak cepat. Tentu, dalam kehidupan yang nyata tiga komponen ini sangat dibutuhkan untuk bisa mencapai suatu target.

    Keseruan Siswa Mengikuti Lomba Balap Kelereng

    Di hari kedua, kegiatan kembali dimeriahkan oleh tiga lomba yang tak kalah seru yaitu game estafet air yang menekankan pada kerjasama tim/kelompok.

    Haid and ask permainan ini menggali pengetahuan dengan menebak teka-teki gambar yang disediakan serta melatih diri dalam bekerja sama tim, dan lomba balap kelereng yang memiliki banyak manfaat seperti melatih kemampuan motorik, kemampuan berpikir, konsentrasi, ketekunan, hingga melatih jiwa sportifitas.

    Siswa Mengikuti Lomba Rangking 1

    Seluruh rangkaian acara diakhir dengan lomba rangking 1 dan dilanjutkan dengan pemberian hadiah oleh kepala sekolah dan wakil kesiswaan SMPIT Lukmanul Hakim.

    Foto: Dewi/Humas SMPIT
    Penulis: Dewi/Humas SMPIT